Inilah Titik Lemah Persib di Piala Presiden 2017

Inilah Titik Lemah Persib di Piala Presiden 2017 – Persib Bandung akan melanjutkan kiprahnya di ajang Piala Presiden 2017 akhir pekan ini. Tim berjuluk “Maung Bandung” ini akan menghadapi Persiba Balikpapan, Minggu 12 Februari 2017.

Jelang pertandingan, pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman, masih terus membenahi penampilan anak asuhnya. Djadjang menegaskan dirinya akan terus memperbaiki penyelesaian akhir para penggawanya.

Djadjang Nurdjaman, mengaku timnya masih memiliki pekerjaan rumah di Piala Presiden 2017. Dan, masalah yang dihadapi Persib ini, kata Djadjang, harus segera mereka benahi.

Persib sendiri berhasil melewati rintangan pertama di turnamen ini. Pada laga perdana, Persib berhasil menaklukkan PSM Makassar dengan skor tipis 1-0, di Stadion Si Jalak Harupat, Senin 6 Februari 2017 lalu,

Pahlawan kemenangan Persib adalah Vladimir Vujovic. Aksi sundulannya di menit ke-60 membuahkan gol penentu kemenangan Persib atas tim Juku Eja.

Berikut 3 kekurangan Persib di Piala Presiden 2017:

Penyelesaian Akhir

Menurut Djadjang, pada laga perdana melawan PSM Makassar, anak asuhnya banyak menciptakan peluang.  Dikatakan dia, hanya satu yang mengarah ke gawang dan berbuah gol.

“Ya finishing touch anak-anak masih harus diperbaiki. Terlihat pertandingan kemarin melawan PSM kita banyak peluang yang tidak jadi gol. Itu jadi catatan saya,” kata Djadjang seperti dilansir situs resmi klub.

Dijelaskan Djadjang, masalah penyelesaian akhir masih menjadi kendala dan harus segera dibenahi. Beberapa peluang banyak didapat Persib, tapi penyelesaian akhir kurang bagus.

Ditegaskan Djadjang, catatan tersebut akan diimplementasikan ke dalam latihan, terutama bagi lini depannya.

Pemain Asing

Djadjang Nurdjaman mengaku masih belum terkesan dengan penampilan penggawa asingnya Erick Weeks Lewis. Dia menilai Erick belum menunjukkan permainan terbaiknya. Dan ini, akan menjadi catatan tersendiri bagi Djadjang.

“Mungkin butuh waktu adaptasi. Untuk diperpanjang memperkuat tim di liga nanti belum bisa saya pastikan. Lihat saja nanti,” kata Djadjang.

Karena itu, secara khusus Djadjang akan memantau secara khusus Erick Weeks. Djadjang mengaku penampilan Ercik masih belum memuaskan.

Usai melakoni pertandingan melawan PSM Makassar, Djadjang Nurdjaman kini mengaku akan lebih konsen mamantau Erick.

Djadjang juga menyatakan belum berpikir untuk menambah striker asing guna mendongkrak penampilan Persib. Djanur menuturkan kini dirinya akan fokus memantau penampilan Erick Weeks di Piala Presiden.

“Kalau misalnya masih juga seperti itu kita mungkin berpikir untuk mencari gelandang serang terlebih dahulu,” ujar mantan penyerang lincah itu.

Pemain Muda

Selain itu, kini, kata Djadjang, Persib juga fokus kepada pemain muda dan mengembangkan alternatif taktik yang akan digunakan.
“Kami memang fokus karena baru berkumpul. Kami terus berusaha memperbaiki apa yang masih kurang,” kata dia.

Persib pada laga melawan PSM Makassar langsung menurunkan tiga pemain mudanya Febri Hariyadi, Henhen Herdiana, dan Gian Zola.

Dalam laga itu, Febri bermain selama 90 menit. Sedangkan Henhen dan Zola mendapat jatah 45 menit bermain. Meski Djadjang mengaku cukup puas atas penampilan pemain mudanya itu, namun ia menegaskan masih banyak yang harus diperbaiki jika tetap ingin berkembang.

“Sebetulnya ada beberapa kekurangan dan masih masuk wajar karena masih pemain muda. Tetapi, tentunya harus dibenahi dan ditingkatkan kalau memang ingin terus meningkat,” ucap Djanur.